3.3.a.10. Aksi Nyata - Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid
I. PERISTIWA ( FACT )
LATAR BELAKANG
Hal yang mendorong CGP untuk melakukan program
A. Morning Booster for All Class adalah
a) Keprihatinan CGP akan kemampuan literasi dan numerasi siswa-siswi SDN Wirobiting 2 yang sangat buruk setelah hampir 2 tahun mereka tidak bisa melaksanakan pembelajaran secara tatap muka
b) Keprihatinan akan adanya kecanduan terhadap gadget yang terlalu berlebihan di kalangan siswa
c) Keinginan untuk memberikan penyembuhan / healing terhadap situasi-situasi yang kurang menyenangkan akibat pandemi yang pernah mereka alami
d) Menimbulkan semangat pada siswa-siswi di pagi hari dengan olah raga, olah pikir dan olah rasa
e) Mendorong terwujudnya suara ( voice ), pilihan ( choice ) dan kepemilikan murid ( ownership )
B. Program Pengembangan Life Skill melalui Pembuatan Olahan Kain dengan Teknik Ecoprint dan Stek Teknik Sungkup
a) Masih adanya wali murid yang tidak ingin atau merasa tidak mampu memberikan pendidikan yang lebih tinggi kepada putra-putrinya
b) Life skill tidak hanya harus di berikan di jenjang pendidikan SMK atau SMA, life skill ( pendidikan kecakapan hidup) juga harus diberikan pada jenjang pendidikan dasar sebagai bekal bagi mereka kelak ketika menghadapi kehidupan di masa dewasa mereka nanti
Melakukan desiminasi penerapan program morning boost ke semua jenjang kelas baik kelas kecil maupun kelas besar.
Jenjang Kelas Besar
- Sanak sapi : Satu anak menghasilkan satu puisi
- Sanak santun : Satu anak menghasilkan satu pantun
- Sanak sapen : Satu anak menghasilkan satu cerpen
Jenjang Kelas kecil
- Menata huruf menjadi kata
- Menata kata menjadi kalimat
- Membaca puisi sederhana, membaca cerita bergambar
- Menulis/ menceritakan kejadian yang dialami sehari-hari
a) NUMERASI
1. Memberi kartu-kartu diamon yang berisi soal matematika dasar, antara lain:
- penjumlahan
- pengurangan
- perkalian
- pembagian
2. Saling bertukar jawaban dengan siswa lain
3. Saling memberikan penilaian
4. Menempelkan hasil jawaban pada papan peraga
A. Program pengembangan kecakapan hidup ( Life Skill ) melalui pembuatan olahan kain dengan teknik ecoprint, dan pembuatan stek teknik sungkup
1. Melakukan pelatihan tentang cara pembuatan olahan kain dengan teknik ecoprint
2. Menyediakan alat dan bahan
- Olahan kain dengan teknik ecoprint
Antara lain : kain primis, soda kue, tunjung, tawas, cuka, plastik, dandang, kompor, serta memanfaatkan aset di sekitar lingkungan sekolah antara lain daun, bunga serta batang tumbuhan
- Stek Teknik Sungkup
Antara lain : media tanam yang merupakan campuran antara tanah, pupuk kandang, dan sekam, gelas bekas, batang tanaman yang sudah dipotong bentuk serong dan sudah dibersihkan kambiumnya, bawang merah, air, plastik untuk sungkup, karet,
Hasil dari aksi nyata tersebut adalah
Terlaksananya program morning booster yang terbukti dapat meningkatkan kemampuan dalamakademik siswa terutama hak dan pengembangangan life skill pembuatan olahan kain dengan teknik ecoprint dan pembuatan stek dengan teknik sungkup
A. 

Morning Booster
B. 
Olahan Kain dengan Teknik ecoprint
C. Stek dengan teknik Sungkup

II. PERASAAN ( FEELING )
Merasa sangat bahagia karena bisa mendorong suara ( voice ) pilihan ( choice ) dan kepemilikan ( ownership) ketika mengaplikasikan program:
1. Morning booster
2. Pengembangan life skill dalam pembuatan olahan kain dengan teknik ecoprint dan stek dengan teknik sungkup
III. PEMBELAJARAN ( FINDING )
Alhamdulillah keberhasilan ndari program morning booster ini tidaklah terlepas dari camur tangan Allah, dan juga koordinasi yang baik antara guru, Kepala Sekolah, Komite, perwakilan paguyuban wali murid juga siswa sebagai pelaku utama dalam program-program kami
IV. PENERAPAN KE DEPAN ( FUTURE )
Selain mendesiminasikan kepada rekan gugu se sekolah saya juga berencana untuk mendesiminasikan program yang luar biasa ini kepada rekan guru di gugus dan kecamatan
Komentar
Posting Komentar